LUWU UTARA — Akhirnya terungkap penyebab kekerasan fisik yang dialami ES (14), korban yang videonya sempat viral di facebook di akun atas nama Mutia Marifah Giffariy, Jumat (26/04), kemarin.

Diketahui, video yang berdurasi 5 menit 34 detik tersebut memperlihatkan korban ES dipukul dan ditendang berulangkali oleh kedua gadis sebayanya berinisial RR (16) dan IS (15). Ketiganya adalah warga kecamatan Walenrang Utara kabupaten Luwu.

Viral Video Kekerasan Di Sabbang Selatan, Ini Penjelasan Kapolres Luwu Utara

Berdasarkan laporan polisi nomor: LPB/93/IV/2019/Spkt, berawal dari pelaku RR yang marah pada korban karena ES bercerita pada orang lain bahwa saat tinggal dirumah pelaku di perlakukan seperti budak.

Sedangkan pelaku lainnya IS juga marah pada korban karena pernah suatu hari ES meminjam motor IS mengaku hanya sebentar namun dikembalikan keesokan harinya. Sehingga pelaku IS dimarahi oleh orangtuanya.

Akhirnya, pada hari Rabu (23/04), pagi, kedua pelaku menemui korban di rumah temannya berinisial MR di desa Pompaniki kecamatan Sabbang Selatan, Luwu Utara.

RR langsung beringas menampar pipi bagian kiri ES. Pemilik rumah (MR) melihat peristiwa itu segera melerai dan membawa korban masuk kamar dan menguncinya.

Namun kedua pelaku menggedor-gedor pintu kamar. Karena ketakutan, akhirnya korban membuka pintu kamar lalu kedua pelaku menarik tangan ES hingga ke bagian dapur lalu secara bergantian menendang dan memukul korban berulang kali sekitar 10 menit , hingga tetangga berdatangan dan MR melerai penganiayaan itu.

Dihubungi awak media, Kapolres AKBP Boy FS Samola mengungkapkan bahwa kasus ini sudah ditangani unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Luwu Utara.

“Kedua pelaku sudah diamankan dan motifnya adalah dendam,” kuncinya. (*)

Laporan : Muh. Ibnu Mattangaran

Facebook Comments